Tenda Biru Tawarkan Makanan Ter- Mak Nyuzz di Sekadau

Tenda Biru, Rumah Makan di Sekadau, Ikan Asam Pedas, Terong Asam

 

Rumah Makan Tenda Biru, Sekadau. Direkomendasikan!

Kumelihat, ada tenda biru...............

Demikian sepenggal syair lagu yang amat populer tahun 1990-an. Dilantunkan oleh penyanyi cantik nan melankolis, Desy Ratnasari. Judul lagunya: Tenda Biru. 


Manakala ke Sekadau, tidak pernah tidak saya mampir. Bukan hanya makan, melainkan menikmati sajian khas menu resto ini. Lidah ini rasanya pas betul dengan citarasa makanan (dan minuman air jeruk besar) di sana. Belum juga habis makan, bahkan baru mulai, pasti berkata kepada pramusaji. Tentu dengan nada sedikit pelan karena malu kedengaran tetangga "Tambah nasi satu!"

Apa menu favorit di resto Tenda Biru? 
Tentu lain kepala, lain selera. Kawan-rapat saya, Aco, suka ikan tapah asam pedas dan sambal udang petai. Kalau tidak, ia gemar sayur sawi keriting tumis. Musa suka kwe tiao.

Akan halnya saya, kusuka: hekeng, terong Dayak asam pedas campur baong/ lais. Dan, lihatlah! Di Sekadau dan RM Tenda Biru, nanas pun jadi sayur campur ikan. Mak myuzz bingits!

Ikan tapah asam pedas: Nikmat, sungguh nikmat!

Terong asam (terong dayak) campur ikan lais dan hekeng goreng (kanan). Sedapnya sampai di ubun-ubun.




RM Tenda Biru ini gampang dicapai. Letaknya strategis. Pas di jantung kota Sekadau. Jika tanggung hendak ke Sintang atau ke Sanggau, biasanya orang sengaja makan di sini. Pramusajinya banyak. Sehingga layanannya super cepat. Dengan senyum, yang tulus dan ramah, mereka menyilakan kita. Cekatan datang menghampiri tamu menawarkan menu. Dan dengan sigat pula tak lama setelah itu membawakan pesanan kita. Banyak anak gadis yang bekerja di sana. Tapi ada ada pemudanya. 

Hal yang unik adalah tak satu pun kokinya perempuan. Semua laki-laki. Master chef-nya berbadan tambun, berkulit putih. Namun sangat cekatan dalam bekerja. Dalam hitungan 10 menit, semua tersajikan. Agaknya, owner telah menerapkan standar kualitas pelayanan. Mencakup waktu menunggu maupun teknis penyajian makanan/ minuman.

Peta lokus RM Tenda Biru. By: Google.


Soal harga? Bersahabatlah! Jika memang ingin makan, jangan lihat lajur kanan. Lihat saja menunya. Namun, tentu bisa pilih menu yang tersedia, dengan juga melihat harga. Cukup tidak kira-kira isi kocek setelah usai menyantap makan di sana.

Asal tahu saja. Makan minum 3 orang sepuasnya tidak lebih dari Rp200.000. Mau lebih? Bisa juga. Asalkan dipastikan lebih dahulu ada yang traktir.

Saya pernah membawa tamu dari Jakarta dan Malaysia makan di sini. Apa komentar mereka?
Mak nyuzzz!

"Luar biasa. Sangat perisa. Orang Sekadau memang punya selera makan yang tinggi!"

Maka jika Anda ke Sanggau atau ke Sintang. Tandai saja lokusnya. Jika dari arah Sanggau sebelah kiri. Jika dari arah Sintang sebelah kanan jalan. Jangan lupa mampir makan di sini. Mudah menemukannya. 

Lihatlah: ada tenda biru! Plang papan nama RM tertera besar di situ sebagai sinyalnya.

Apa maksudnya? Tentu suatu pertanda agar kita berhenti. Melepas lelah. Memuaskan dahaga. Serta mengisi "kampung tengah" dalam tenda biru yang memuaskan itu. *)
LihatTutupKomentar
Cancel